Perbedaan Geguritan Modern dan Lama

/

Di zaman sekarang ini semuanya serba kekinian. Aturan yang diberlakukan pun telah berubah, tidak ada sangkut paut dengan peraturan lama. Ini juga berlaku pada geguritan modern, yaitu dimana isinya pun berbeda dengan versi sebelumnya.

Geguritan Modern (Anyar)

Geguritan bahasa Jawa merupakan karya sasta dalam model bahasa yang isinya tidak jauh beda dengan lainnya. Cara membuatnya pun menggunakan kalimat penuh makna dan juga indah. Selain itu, puisi ini juga mempunyai rima, diksi, irama, mitra serta penyusunan secara tepat.

Puisi dan geguritan itu sama saja, hanya letaknya ada pada bahasanya yaitu Jawa dan Indonesia. Nah, pada versi yang baru ini isinya tidak terikat oleh apapun alias bebas. Apalagi lebih mudah dibuat daripada model lamanya.

Sedangkan geguritan modern yaitu, si penyair akan lebih bebas mengekspresikan bagaimana perasaannya saat membuat isi puisi dan bisa digunakan di semua bentuk acara. Bagaimana, tertarik untuk membuatnya?
 

Perbedaan Geguritan Modern (Anyar) dengan Lawas

Adakah di antara Anda bingung bagaimana cara membedakan antara geguritan lawas dengan modern (anyar)? Tidak perlu khawatir, setelah ini akan dijelaskan dan diberi ciri – ciri seperti apa perbedaan yang paling menonjol.

Geguritan Lawas

Pertama – tama mari membahas geguritan lawas terlebih dahulu. Versi lama ini masih terikat dengan beberapa kriteria seperti guru gatra, wilangan dan juga lagu. Lalu diksinya menggunakan rima dan hal tersebut tidak pernah berubah sampai kapanpun.

Geguritan lawas ini dibagi lagi menjadi dua jenis, yaitu macapat dengan kriteria masih terikat oleh guru gatra, wilangan dan lagu seperti pada umumnya. Lalu dudu tembang dengan kriteria guru gatra serta wilangannya boleh bebas, namun untuk lagu harus runtut membentuk sebuah sajak.

Geguritan Anyar (Modern)

Pembahasan kedua yaitu mengenai geguritan anyar atau modern. Jenis ini menggunakan bahasa Jawa zaman sekarang dan juga ditulis dengan aksara latin. Sudah tidak terikat pada pedoman awal seperti guru gatra, wilangan serta lagu.

Geguritan anyar atau modern ini memiliki kriteria yaitu, tidak ada aturan dan prinsip, barisnya indah, tidak ada bahasa sehari – hari, menggunakan kiasan dan sisanya masih sama seperti isi puisi pada umumnya seperti rima, intonasi serta irama.

Itulah penjelasan singkat mengenai geguritan modern. Tentu saja memiliki perbedaan jauh dengan versi lamanya. Jadi sebelum membuat isinya, perlu diketahui beberapa kriteria yang harus dilakukan.