Kenali Ujian Tanpa Tes SBMPTN Jalur Undangan

/

Murid kelas tiga sekolah menengah memiliki kesibukan yang cukup padat. Diantaranya yaitu persiapan ujian Nasional (UN) serta mulai menyusun strategi dalam memenuhi persyaratan seleksi serta mengetahui jadwal SBMPTN akan diadakan. Sudah banyak orang yang tahu terdapat beberapa jalur untuk bisa masuk dalam universitas negeri favorit yaitu ada SBMPTN, SNMPTN serta dengan ujian mandiri.

Jalur SNMPTN biasanya mulai ramai dibicarakan saat pembelajaran masuk dalam semester enam dan juga sudah berlangsung proses pendaftaran. Seleksi ini berlangsung cukup lama sehingga sering beredar kesalahan informasi. Untuk anda yang belum memahami terkait hal ini, bisa disimak lebih lanjut di bawah :

Mengenal Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN

SNMPTN merupakan SBMPTN jalur undangan sebab dalam pelaksanaannya, peserta didik dipilih berdasarkan dengan nilai yang ada dalam rapor, bukan dengan tes tertulis seperti proses ujian lainnya. Seperti dengan sistemnya, seleksi ini ditujukan untuk para siswa berprestasi dan memiliki hasil pembelajaran yang bagus di sekolahnya. Sehingga jalur ini tidak bisa diikuti oleh semua murid, serta kuota yang ada cukup terbatas dan disesuaikan dengan akreditasi di lembaga pendidikan.

Kuota yang ada dibagi berdasarkan reputasi yang dimiliki sekolah. Untuk lembaga pendidikan dengan akreditasi  A yaitu sebanyak 50%, B sebesar 30% dan untuk C dengan 10%. Sedangkan yang belum terakreditasi mendapat bagian 5%. Dengan jumlah yang terbatas itulah penting para siswa mempersiapkan diri dan belajar dengan giat agar nilai akademik mereka cukup tinggi.

Terdapat syarat lain agar siswa bisa masuk dalam SBMPTN jalur undangan sebab tidak hanya berupa kuota sekolah yaitu dengan prestasi akademik yang dimiliki. Ketentuan yang ada yaitu nilai rapor semester 1 sampai lima dengan mata pelajaran pilihan yaitu matematika, bahasa Indonesia dan Inggris serta bidang tambahan berupa jurusan yang dipilih.

Contohnya pada jurusan Bahasa, mata pelajaran tambahan yang diperlukan Sastra Indonesia, pilihan bahasa asing serta Antropologi. Untuk siswa SMK, juga menggunakan nilai rapor sejak semester 1 hingga 5 dalam waktu pembelajaran 3 tahun, sedangkan jika pendidikan ditempuh selama 4 tahun memerlukan rapor dari semester 1 sampai 7. Untuk bidang study yang dilihat yaitu program keahlian secara teori dan praktik kejuruan.

Sedangkan jika siswa dalam jurusan IPA diperlukan juga nilai pada kimia, biologi serta fisika. Dalam pada bidang IPS  mata pelajaran yang dibutuhkan yaitu ekonomi, geografi dan sosiologi. Semua nilai tersebut akan dikalkulasikan bersama dengan bidang studi utama yang ditetapkan untuk lolos dalam SBMPTN jalur undangan.

Tak hanya membutuhkan nilai yang bagus, diperlukan juga kestabilan dalam prestasi akademik dari semester 1 hingga 5. Ini bukanlah syarat mutlak yang ditetapkan, namun alangkah baiknya jika dilakukan agar kesempatan lolos SNMPTN ini lebih besar. Jika Anda bukan termasuk dalam undangan, tentunya masih memiliki kesempatan berkuliah di PTS dengan mendaftar secara instan approval melalui goKampus.com.

Pada SBMPTN jalur undangan, peserta didik bisa menentukan dua universitas tujuan yang berbeda dengan tiga prodi di dalamnya. Dengan catatan, satu dari universitas pilihan berada dalam satu daerah sama dengan pendaftar. Sebab hal ini juga menentukan prioritas penerimaan siswa. Saat tidak diterima dalam pilihan urutan pertama, secara langsung calon mahasiswa itu dialihkan pada opsi selanjutnya.

SBMPTN jalur undangan ini bisa diterima oleh semua siswa yang memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan. Biasanya pihak sekolah juga merekomendasikan murid berprestasi mereka agar bisa lolos SBMPTN tanpa seleksi tertulis seperti peserta yang lain.