Hukum Menabur Bunga Makam, Alasan Mengapa Tidak Diperbolehkan

/

Sekarang ini, kegiatan untuk menabur bunga tabur makam bukanlah hal yang asing. Karena memang pada umumnya, beberapa masyarakat di indonesia sudah terbiasa ketika berziarah akan menabur kembang di makam

di makam mewah San Diego Hills misalnya anda bisa melihat beberapa banyak bunga yang harganya mahal di taruh di atas makam, bisa di lihat disini klik halaman website San Diego Hills

sudah umum untuk melihat banyak orang menaburkan bunga di atas makam seseorang agar makamnya terlihat lebih wangi dan indah.

Yang jadi pertanyaannya adalah,

apa sih hukum menabur bunga kuburan itu menurut pandangan islam?

Sebenarnya kegiatan untuk menabur bunga ini tidak sekedar dilakukan di makam yang baru atau makam yang masih basah.

Namun, di hari-hari tertentupun kegiatan ini juga dilakukan. Misalnya saja menjelang hari lebaran dan juga hari yang lainnya. Ini merupakan sebuah adat dari orang Indonesia.

Menabur bunga tepat di atas makam ini adalah kegiatan yang sudah diriwayatkan dalam hadits Nabi, bahwa saat Rasulullah melewati 2 makam, beliau pernah bersabda bahwa 2 orang yang telah menghuni kubur itu sedang mendapat sebuah siksaan karena perbuatan yang sudah dilakukannya selama berada di dunia.

hukum menabur bunga makam

Salah satunya adalah tidak pernah bersuci ketika buang air kecil dan kerap menyebar sebuah fitnah yang sangat tidak benar.

Setelah itu, Rasulullah mengambil sebuah pelepah kurma, kemudian membaginya menjadi 2 bagian untuk diletakkan di kedua makam tersebut. Supaya nantinya siksa keduanya di dalam kubur sedikit diringankan pelepah kurmanya sampai kering.

Lalu, bagaimanakah dengan hukum menaburkan bunga itu?

Terdapat 2 pendapat dari ulama saat melihat isi hadits antara meletakkan tumbuhan yang lainnya dan juga menabur bunga di makam.

Lebih lengkapnya adalah berikut ini:

Boleh menabur bunga makam

Anjuran Rasulullah menyatakan bahwa menabur bunga tabur makam di atas makam seseorang adalah hal yang yang dianjurkan.

Ini telah dirangkum ke dalam hadits yang sudah kami sampaikan di atas. Pendapat ini dianut oleh banyak ulama syafi’iyah dan kemudian menganjurkan untuk meletakkan tumbuhan yang lain atau menabur bunga di atas makam seseorang agar siksa kuburnya sedikit lebih ringan.

Bahkan, Ibnu Hajarpun juga telah menjelaskan ke dalam Fathu Al-Bahri bahwa saat itu Buradah sudah memberikan wasiat supaya kuburnya nanti diberikan 2 pelepah kurma yang basah atau yang masih hijau.

Tidak boleh menabur bunga makam

Namun, ada juga yang bukan anjuran dari Rasul. Dimana ada juga beberapa ulama yang lain yang mengatakan bahwa menabur bunga di makam itu bukanlah kegiatan yang dianjurkan oleh Rasul.

Karena hal tersebut hanya berlaku untuk Rasul saja. Pelepah kurma yang basah ini tidak akan meringankan siksa mereka yang telah dikubur.

Namun, hal ini hanya akan meringankan siksa kuburnya saja seperti yang ada pada syafaat Rasulullah.

Berdasarkan hadits itu, maka bisa disimpulkan bahwa yang bisa meringankan azab yang dikubur adalah syafaat Rasulullah.

Bukanlah sebuah pelepah kurma ataupun bunganya yang masih segar. Karena, hukum menabur bunga itu tidak dianjurkan.

Kesimpulan tentang menabur bunga makam

Nah, dari kedua pendapat tentang hukum bunga tabur makam tersebut maka bisa disimpulkan bahwa hukum untuk meletakkan bunga, kurma, dan tumbuhan yang lainnya tepat di atas makam adalah hal yang tidak ada gunanya.

Justru hal tersebut hanya akan menghambur-hamburkan harta Anda saja. Maka dari itulah, akan lebih baik bila uang yang dipakai untuk membeli bunga tersebut dipakai untuk membantu para anak yatim atau untuk bersedekah kepada para fakir miskin supaya bisa lebih bermanfaat.

Namun bisa juga dengan adanya tradisi menaburkan bunga di atas makam bisa dapat membantu membuka lapangan pekerjaan sebagai penjual bunga tabur makam.

Membantu orang-orang agar bisa mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kehidupan mereka, bukankah baik jika membantu orang bekerja dengan cara yang halal.

Sesuatu hal yang positif dan negatif tersebut tergantung orang-orang dalam mengambil keputusan.

Itulah sedikit info dari hukum dalam menabur bunga di makam seseorang berdasarkan hadits dari nabi yang sudah ditinjau oleh beberapa ulama.