Cara Menyimpan Sayuran Yang Sudah Dipotong Agar Tidak Membusuk

/

Kadangkala saat kita memasak, tidak semua sayuran dimasak sekaligus. Sebagian dari sayuran tersebut akan disimpan dan diolah pada hari berikutnya. Akan tetapi, sayuran yang sudah dipotong sebagian tersebut rentan basi. Oleh karena itu, perlu mengetahui cara menyimpan sayuran yang sudah dipotong agar tidak busuk.

 

Cara Menyimpan Sayuran yang Sudah Dipotong

cara-menyimpan-sayuran-yang-sudah-dipotong

Seringkali kita hanya menggunakan sebagian dari sayuran yang akan diolah menjadi makanan, dan sebagian yang lain akan disimpan pada tempat yang aman seperti misalnya kulkas.

Cara menyimpan sayuran yang sudah dipotong tidak boleh sembarangan, sebab ada sebagian jenis sayuran yang akan membusuk jika disimpan dalam keadaan yang tidak utuh.

Oleh karena itu, sebelum menyimpan sayuran ke dalam kulkas, perlu wadah pelindung untuk sayuran. Wadah ini perlu benar-benar tertutup rapat dan bersih, seperti wadah dengan tutup, atau bisa juga dengan plastik.

Kini hadir vacuum sealer atau alat press plastik yang sangat membantu dalam mencegah pembusukan pada makanan saat disimpan seperti halnya dengan sayuran yang sudah tidak utuh.

Dengan menggunakan mesin tersebut, cara menyimpan sayuran yang sudah dipotong menjadi lebih mudah. Sebab mesin tersebut akan melindungi sayuran sehingga tidak akan ada bakteri jahat yang masuk yang akhirnya membuat sayuran menjadi busuk.

 

Jenis Penggolongan Sayuran

Sayuran tentu ada beragam jenisnya, semua dibedakan dengan bentuk, warna, rasa, manfaat, cara tumbuh yang berbeda. Perbedaan itu pula yang membuat sayuran terbagi menjadi beberapa jenis penggolongan. Berikut ini jenis penggolongan sayuran :

1. Sayuran Daun

Pada tumbuhan terbagi menjadi beberapa bagian, pada bagian batang umumnya akan tumbuh sebuah daun. Daun ini beragam bentuk dan warnanya, sayuran daun yang baik adalah sayuran daun dengan ciri-ciri daun yang utuh, berwarna segar, tidak layu, tidak membusuk, serta tidak terdapat lubang yang disebabkan gigitan serangga atau hama.

Contoh jenis sayuran daun ialah : sawi, kangkung, daun singkong, kubis, bayam, kol, dan masih banyak lagi.

2. Sayuran Batang

Seperti namanya, sayuran batang ialah sayuran yang terdapat pada bagian batang dari suatu tumbuhan. Sayuran terdiri dari buku serta ruas. Sayuran batang yang baik ialah sayuran dengan kualitas terbaik, dengan ciri-ciri warna yang muda, segar, dan bersih. Umumnya dengan umur batang yang masih muda. Serta utuh dan tidak terdapat bagian yang busuk atau terdapat bekas gigitan hama.

Contoh jenis sayuran batang ialah : adas, kecambah, rebung, batang seledri, asparagus, kailan, dan masih banyak lagi.

3. Sayuran Bunga

Sayuran bunga dengan kualitas baik adalah bunga dengan ciri-ciri seperti memiliki ukuran yang besar, tersusun kompak, berwarna segar dan cerah, serta tidak terdapat bekas gigitan serangga atau hama.

Contoh sayuran bunga ialah : brokoli, bunga pisang, bunga kol, bunga turi, dan masih banyak lagi.

4. Sayuran Buah

Ciri-ciri sayuran buah yang baik adalah dengan tingkat umur yang cukup, berwarna cerah dan segar, berukuran besar, serta tidak terdapat bagian busuk atau bekas gigitan seperti serangga atau hama.

Contoh sayuran buah ialah : pare, cabai, tomat, timun, paprika, labu siam, dan masih banyak lagi.

5.  Sayuran Umbi

Ciri-ciri sayuran umbi berkualitas baik seperti tidak tumbuh tunas, cukup umur dan memiliki ukuran yang besar, tidak terdapat bagian busuk, memar, atau bekas gigitan serangga dan hama.

Contoh sayuran umbi ialah : talas, wortel, radis, kentang, lobak, umbi bit, singkong, dan masih banyak lagi.

6. Sayuran Polong

Sayuran polong dengan kualitas baik mempunyai ciri-ciri seperti bentuk yang polos dan lurus, warna segar, kulit halus tanpa benjolan biji, serta tidak terdapat bagian busuk atau gigitan serangga dan hama.

Contoh sayuran polong ialah : kacang merah, buncis, kedelai, kacang panjang, dan masih banyak lagi.

7. Sayuran Umbi Lapis

Ciri-ciri sayuran umbi lapis berkualitas yaitu lapisan umbi terlihat tebal dengan ukuran besar, telah mencapai umur yang cukup, serta tidak terdapat bagian yang busuk atau terdapat bekas gigitan serangga atau hama.

Contoh sayuran umbi lapis ialah : bawang Bombay, bawang merah, bawang putih, dan lainnya.

8. Sayuran Jamur

Yang terakhir ada sayuran jamur, dengan ciri-ciri sayuran yang berkualitas seperti sudah mencapai umur yang cukup, bersih dari bekas gigitan hama.

Contoh sayuran jamur ialah: Jamur tiram, jamur merang, jamur kuping, jamur kancing, dan lainnya.

 

Itu dia beberapa penjelasan tentang cara menyimpan sayuran yang sudah dipotong agar tidak membusuk. Semoga pembahasan kali ini bisa bermanfaat serta menambah pengetahuan kamu agar kini kamu tidak perlu khawatir sayuran kamu busuk.