Agar Sukses Bisnis Bakery, Beginilah Caranya

/
Bisnis kuliner semakin banyak dan terus berkembang beberapa tahun belakangan ini. Bagaimana tidak? Pada dasarnya makanan merupakan kebutuhan pokok manusia. Oleh sebab itu, peluang bisnis ini tidak akan ada matinya karena akan selalu dicari konsumen untuk memenuhi kebutuhannya. Usaha kuliner yang laris manis dipasaran salah satunya bisnis bakery.
 
Bakery sendiri merupakan salah satu kuliner yang paling digemarihampir semua kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa. Selain cara pemasarannya yang mudah, bisnis bakery memberi keuntungan yang menjanjikan. Jika kamu salah satu dari sebagian orang yang ingin memulai bisnis. Kamu bisa memilih bisnis bakery dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini.
 
1. Mengasah Skill dan Kemampuan untuk Membuat Produk
Hal pertama yang harus dimiliki sebelum membuka usaha kuliner adalah menguasai cara pembuatan produk. Untuk memulai usaha tidak harus bisa membuat semua jenis bakery atau kue. Mahir membuat minimal satu atau dua jenis kue sudah bisa menjadi modal. Cukup fokus dengan dua pilihan saja, asalkan hasilnya berkualitas dan terbaik.
 
Meskipun hanya dengan pilihan produk yang sedikit, tidak kehabisan akal. Kamu bisa memberikan varian rasa berbeda-beda disetiap kue yang dijajakan. Bosan dengan yang itu-itu saja, bisa kamu variasikan kue dengan toping yang beragam pilihannya.
 
2. Memulai dengan Bisnis Rumahan
Sebelum memulai berbisnis, sebaiknya kamu memilih membuka usaha rumahan terlebih dahulu. Mulai pasarkan melalui media sosial atau bisa dititipkan di toko-toko dalam jumlah kecil. Nikmati prosesnya dari awal, lama kelamaan bisnis ini akan berkembang. Apabila kamu ingin langsung mendirikan toko, tidak ada salahnya. Akan tetapi, perlu mempertimbangkan modal lebih untuk sewa tempat dan menggaji pegawai.
 
Kamu perantau atau memang asli domisili Bandung. Gunakan cara ini, mulai dengan bisnis bakery yang mudah. Membuat rori tawar rumahan. Kenapa roti tawar? Selain cara membuatnya sederhana, roti tawar dapat dikreasikan dalam berbagai macam makanan. Salah satunya roti bakar, kamu bisa bekerja sama dengan pembisnis roti bakar. Dengan kata lain sebagai produsen jual roti tawar Bandung.
 
Bisa juga menjualnya sendiri, menjajakannya dalam bentuk roti gulung berbaga isi, sandwich, zuppa soup, dan masih banyak lagi.
 
3. Memiliki Alat Pendukung
Persiapan alat pendukung pembuatan produk dan alat penunjang lainnya memang paling banyak membutuhkan modal. Tapi, tidak perlu khawatir. Jika kamu memilih memulai usaha dengan produk rumahan. Pembuatan produk bisa menggunakan alat sederhana yang digunakan sebagai keperluan rumah tangga seperti mixer, oven, alat pengocok, timbangan, gelas ukur, sendok, spatula, dan alat rumah tangga lainnya.
 
4. Membangun Kepercayaan dengan Membuat Tester
Sebagai pemula wajar memang jika belum percaya diri untuk memasarkan produk yang kamu buat. Pastikan produk yang kamu buat akan laris dipasaran. Buat tester dan manfaatkan orang terdekat kamu untuk mencobanya. Testimoni dari mereka bisa meyakinkan kamu untuk memlui bisnis yang akan dijalankan. Mungkin akan gagal sekali dua kali, tapi mencapaian membutuhkan proses.
 
Setiap orang memiliki patokan rasa, paling tidak kamu harus dapat menyamakan kualitas produkmu dengan bakery yang lebih dahulu berdiri dan sudah terkenal. Coba tengok produk dari Velavinka Bakery. Memiliki berbagai macam kue yang dapat dipilih, setiap produknya memiliki rasa yang khas dan berkualitas. Tentunya pembuatannya pun tidak menggunakan bahan pengawet. Cara mempertahankan kualitas seperti inilah yang perlu diikuti para pembisnis pemula.
 
5. Membuat Konsep yang Unik
Hampir di setiap daerah memiliki icon bakery kekinian masing-masing. Hal ini yang membuat persaingan bisnis bakery semakin ketat. Namun, banyak cara untuk membuat konsumen tertarik dengan produk yang kamu buat. Di dalam berbisnis kamu harus kreatif. Selain menciptakan rasa yang bervariasi, kamu juga harus mampu membuat desain kue yang unik. Bahkan saat ini, kemasan pun menjadi perhitungan bagi konsumen. Sehingga, kamu juga harus memutar otak untuk membuat packaging yang menarik.
 
6. Memperhitungkan Harga Jual yang Bersaing
Membuka usaha bakery tampaknya mudah, dibalik itu semua membutuhkan banyak skill. Tentu dengan perhitungan modal yang dikeluarkan dan tingkat kesulitan membuat produk, kamu harus berani menentukan harga yang bersaing. Namun, diawal membuka bisnis jangan memikirkan modal yang besar. Sebaiknya, pikirkan terlebih dahulu bagaiamana usaha dapat berdiri dan berjalan dengan sempurna.
 
Mulai bisnis bakery dengan mengikuti langkah-langkah diatas. Tanpa mencoba, kamu tidak pernah tahu bagaimana hasilnya. Semoga tips ini bermanfaat dan bisnis yang kamu jalankan berhasil.